Indonesia sudah berdagang rempah selama berabad-abad, dan hingga kini tetap menjadi sumber utama jahe, kunyit, lada, dan cengkih bagi produsen makanan, jamu, dan pengemas rempah di seluruh dunia. Tantangan bagi importir bukan mencari rempah, melainkan membeli yang konsisten: varietas yang tepat, kadar air terkontrol, produk bersih, dan kemasan yang tahan sebulan di laut. Panduan ini membahas rempah Indonesia utama yang kami ekspor, spesifikasi yang perlu disepakati, dan aspek keamanan pangan yang harus beres sebelum order.
Tiga jenis jahe Indonesia
Jahe Indonesia dijual berdasarkan varietas, dan masing-masing cocok untuk kegunaan berbeda:
- Jahe merah: rimpang kecil dengan aroma tajam, rasa sangat pedas, dan kandungan oleoresin tinggi. Disukai untuk minuman herbal, ekstrak, dan suplemen.
- Jahe gajah: rimpang besar dan berair dengan rasa lebih lembut. Banyak dipakai untuk masakan dan industri makanan.
- Jahe emprit: rimpang ramping dengan aroma segar dan pedas, sering diolah menjadi irisan kering, bubuk, dan minyak atsiri.
Contoh spesifikasi: jahe merah kering
| Parameter | Artinya | Spesifikasi ekspor umum |
|---|---|---|
| Gingerol | Senyawa pedas utama, menentukan kekuatan dan nilai untuk ekstraksi | 5–6% |
| Kadar air | Menentukan daya simpan dan risiko jamur selama pengiriman | 10–12% |
| Kadar abu | Menunjukkan kebersihan dan bebas tanah atau pasir | Maks. 2% |
| Bentuk | Irisan kering matahari, dipotong manual atau mesin | Irisan |
| Kemasan | Karung PP dengan liner dalam | 25 kg / 40 kg |
Kunyit, lada, dan cengkih
Kunyit diekspor dalam bentuk rimpang kering, irisan, atau bubuk; kadar kurkumin dan warna menjadi penentu mutu. Lada Indonesia punya dua origin terkenal: lada putih Muntok dari Pulau Bangka dan lada hitam Lampung dari Sumatra bagian selatan. Pembeli biasanya menetapkan densitas (gram per liter), kadar air, dan persentase biji ringan. Indonesia juga produsen cengkih terbesar di dunia; pilih bunga cengkih utuh yang kering sempurna, kepala tidak patah, dan sedikit tangkai.
Keamanan pangan: sepakati sebelum order
Rempah adalah produk pertanian, sehingga aturan keamanan pangan di negara tujuan sama pentingnya dengan rasa. Uni Eropa, misalnya, menetapkan batas maksimum aflatoksin dan okratoksin A pada rempah seperti jahe, kunyit, dan lada, dan banyak negara menetapkan batas maksimum residu pestisida. Sepakati jenis uji dan laboratoriumnya di kontrak, dan mintalah hasil uji dari lot yang dikirim. Pengeringan yang baik, penyimpanan bersih, dan kontrol kadar air di origin adalah perlindungan terbaik dari jamur dan mikotoksin.
Kemasan dan pengiriman
- Karung PP 25, 40, atau 50 kg dengan liner dalam untuk order curah.
- Kemasan vakum untuk produk bernilai tinggi atau volume kecil.
- Kemasan private label untuk ritel dengan desain Anda.
- Sertifikat fitosanitari dan, bila diwajibkan, sertifikat fumigasi di setiap pengiriman.
Sebagian besar rempah tersedia sepanjang tahun dari stok kering. Waktu panen segar berbeda menurut komoditas dan daerah, jadi pastikan lead time saat meminta penawaran.
Mencari jahe atau rempah Indonesia? Lihat spesifikasi rempah kami atau minta penawaran via WhatsApp.



