Indonesia termasuk produsen kopi terbesar di dunia dan salah satu dari sedikit origin yang bisa mengirim keempat spesies komersial dari satu pemasok: Robusta, Arabika, Liberika, dan Excelsa. Ini menjadikannya origin serba ada bagi roaster dan trader green bean, asalkan Anda paham perbedaan tiap lot dan apa yang perlu dicantumkan di spesifikasi. Panduan ini membahas origin utama kami di Bali dan Jawa Timur, spesifikasi ekspor tiap spesies, serta perencanaan sampel, kemasan, dan muatan kontainer.
Empat spesies, cita rasa sangat berbeda
Robusta adalah tulang punggung ekspor kopi Indonesia. Lot dari dataran tinggi Pupuan dan Tabanan di Bali umumnya dijemur matahari (natural), menghasilkan body tebal dan crema melimpah yang disukai peracik espresso. Arabika dari Kintamani (Bali) dan dataran tinggi Ijen (Jawa Timur) tumbuh di tanah vulkanik dan tersedia dalam proses fully washed untuk rasa bersih dan cerah, atau natural untuk rasa buah yang lebih kuat. Liberika dan Excelsa dari lereng Gunung Anjasmoro di Wonosalam lebih langka: bijinya besar dengan karakter woody seperti nangka atau asam-buah yang cocok untuk menu specialty dan blend dark roast.
Spesifikasi ekspor per spesies
Gunakan tabel berikut sebagai titik awal. Spesifikasi final sebaiknya dituangkan di kontrak dan dikonfirmasi lewat sampel pra-pengapalan.
| Spesies | Kadar air | Screen size | Defect (Grade 1) | Profil rasa |
|---|---|---|---|---|
| Robusta | ≤ 13% | 13–19 | ≤ 11 / 300 g | Bold, body tebal, crema melimpah |
| Arabika | 10–12% | 16–18 | ≤ 11 / 300 g | Cerah, aromatik, 80+ SCA (lot specialty) |
| Liberika | ≤ 12% | 18–22 | ≤ 15 / 300 g | Woody, earthy, biji besar khas |
| Excelsa | ≤ 12% | 15–18 | ≤ 15 / 300 g | Tart, fruity, cocok untuk dark roast |
Untuk Arabika specialty, mintalah SCA cupping report dari lot yang sebenarnya. Untuk Robusta komersial, kadar air dan jumlah defect paling menentukan, karena keduanya memengaruhi ketahanan kopi selama pengiriman dan hasil sangrai.
Natural atau fully washed?
Pada proses natural, ceri utuh dijemur di para-para atau lantai jemur sebelum dikupas, menghasilkan rasa lebih manis, fruity, dan body tebal. Pada proses fully washed, ceri dikupas, difermentasi, dicuci, lalu dikeringkan, sehingga rasanya lebih bersih dengan acidity yang menonjol. Robusta, Liberika, dan Excelsa umumnya natural; Arabika Kintamani tersedia dalam keduanya. Lot proses honey bisa disiapkan untuk panen tertentu sesuai permintaan.
Kalender panen dan ketersediaan
Robusta Bali dipanen terutama Mei hingga September, dan panen Arabika berada di kisaran pertengahan tahun yang sama. Green bean tersedia dari stok sepanjang tahun, tetapi hasil panen paling segar dikirim di paruh kedua tahun. Jika sedang menyusun blend baru, mintalah sampel di awal musim dan pesan pengiriman sebelum permintaan memuncak.
Sampel, kemasan, dan minimum order
- Sampel: 300 g hingga 1 kg per lot, disertai hasil kadar air dan defect.
- Kemasan green bean: karung goni 60 kg, dengan liner GrainPro untuk lot specialty.
- Roasted bean: valve bag nitrogen-flushed, ritel 250 g dan 1 kg atau bulk 5–10 kg, tersedia private label.
- Minimum order: umumnya satu kontainer 20 ft green bean (sekitar 19 ton); roasted bean bisa volume lebih kecil.
Dokumen yang menyertai kopi
Setiap pengiriman disiapkan dengan Certificate of Origin, sertifikat fitosanitari, sertifikat fumigasi bila diperlukan, dan SCA cupping report untuk lot specialty. Pastikan apakah negara tujuan butuh dokumen tambahan, seperti izin impor khusus atau uji residu, sebelum kontrak ditandatangani. Checklist dokumen ekspor kami menjelaskan setiap dokumen secara rinci.
Mencari kopi Indonesia? Lihat spesifikasi kopi lengkap atau minta sampel via WhatsApp.



